Pijar

Dalam lamunannya, si gadis terjaga

Malam sudah sangat larut

Bulan tertutup awan gulita

Tapi hatinya tidak

Tidak sekelam langit di atasnya

 

Bintang enggan mengintip

Si gadis tak henti menyunggingkan senyum

Terbayang rahasia Tuhan yang esok akan menghampirinya

Menyambut idaman, cita, dan cintanya

Sejam

Dua jam

Selama-lamanya

Ia tak mau memejamkan mata

 

Rona merah di pipinya

Merayu gagak hitam yang bertengger di ranting

Untuk diam memandangi  si gadis yang manis

Karena sukma berpijar di wajahnya

 

Semua hanya semakin indah

Pikirnya

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s