Momen Terbaikku di Tahun 2015

Melihat kembali apa yang sudah saya capai dalam 12 bulan ke belakang adalah salah satu cara untuk memaknai hidup ini. Segala peristiwa yang terjadi menjadi bahan refleksi diri untuk terus belajar menjadi pribadi yang lebih baik lagi.

Tahun 2015 adalah milestone penting dalam perjalanan hidup saya. Bisa dikatakan, titik tolak untuk menjadi manusia mandiri dan bermanfaat bagi keluarga, agama, dan tanah air. Cukup berat sejujurnya, tapi saya bersyukur bisa sampai di penghujung tahun ini.

  1. Internsip

10947693_10205808205386641_171208194_n

Pada tanggal 28 Januari 2015 di salah satu warung internet ternama di Jakarta, saya dan enam orang teman sejawat resmi memilih Halmahera Selatan sebagai tempat kami mengabdi sebagai dokter Internsip. Proses pemilihan wahana pun menjadi momen yang tak terlupakan akibat akses internet yang tidak lancar membuat pemilihan wahana online menjadi sesuatu yang membuat jantung hampir copot. Alhamdulillah, akhirnya kami bertujuh, lulusan FKUI tahun 2014, mendapat lokasi penempatan yang sama di Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara.

DSC_0066

Kawan-kawan internsip senasib dan sepenanggungan 🙂

Internsip sendiri merupakan suatu pengalaman yang sangat berkesan dan terlalu rumit untuk diringkas dalam satu atau dua kalimat. Bagi saya, program ini bukan hanya membentuk kemandirian saya dalam menangani masalah medis saja, tetapi juga telah membuka kesempatan untuk mengenal Indonesia lebih dalam dan memahami dimana peran serta posisi kami sebagai dokter dalam pembangunan bangsa ini.

  1. Mengendarai motor sendiri

Internsip adalah momen untuk belajar banyak hal baru! Dari mulai belajar mengurus rumah, memasak, dan yang paling berkesan bagi saya adalah mengendarai motor.

Tidak seperti di Jakarta dimana banyak tersedia berbagai jenis kendaraan umum untuk mempermudah mobilisasi warga, di Labuha hanya ada ojek dan angkot. Angkot hanya memiliki satu trayek yang tidak bisa menjangkau semua bagian Labuha, sedangkan jika mengandalkan ojek cukup boros. Maka belajar mengendarai kendaraan sendiri adalah pilihan yang terbaik. Kebetulan kami memiliki satu buah motor yang bisa dipakai bergantian untuk pergi ke rumah sakit, puskesmas, belanja, atau kemana pun untuk memenuhi keperluan.

Awalnya, saya belajar mengendarai motor ‘manual’ milik dokter PTT. Tidak banyak kesulitan yang dialami. Tapi sekarang, sejak sudah membeli motor ‘matic’ saya sering menggunakan motor ini kemana-mana. Banyak musibah yang pernah saya alami selama mengendarai motor, dari mulai jatuh hingga ditilang karena lupa memakai helm dan tidak memiliki SIM :p

  1. Kelas Inspirasi
DCIM102GOPRO

Relawan dan Adik2-adik SDN Torosubang!

Salah satu momen terbaik berkat internsip adalah saya bertemu dengan orang-orang baik, bersemangat, cerdas, dan mau berkontribusi untuk pendidikan Indonesia. Mereka adalah Pengajar-Pengajar Muda dari Indonesia Mengajar yang ditempatkan di desa-desa Halmahera Selatan. Pemuda-pemuda ini mengajak banyak profesional di Halmahera Selatan untuk berkolaborasi dalam ‘Kelas Inspirasi’. Konsepnya sederhana tapi unik. Pada tanggal 21 November 2015, saya dan para profesional dari berbagai profesi  turun langsung ke SD-SD di desa untuk menginspirasi mereka untuk bisa menggapai cita-cita. Profesi yang dilibatkan diantaranya polisi, dokter, tentara, apoteker, pegawai negeri, pengacara, geolog, dan lain-lain. Mereka bukan hanya berasal dari HalSel tetapi juga datang dengan sukarela dari Jakarta.

12239742_10207999928658353_7634797936868601674_n

Tim Torosubang Saat Hari Refleksi Kelas Inspirasi

Melihat semangat adik-adik untuk terus belajar dan ketulusan para profesional untuk cuti bekerja demi menginspirasi adik-adik kita membuat hati saya tersentuh dan saya pun optimis tentang masa depan pendidikan Indonesia.

(cerita saya tentang Kelas Inspirasi Halmahera Selatan bisa dibaca di sini)

  1. Mengeksplorasi Indonesia

Masih mengenai efek dari Internsip, pergi ke bagian timur Indonesia tidak lengkap pastinya jika tidak mengeksplorasi alam dan budayanya.

Ini adalah salah satu motivasi saya untuk memilih lokasi penempatan sejauh mungkin dari rumah dan keluar dari zona nyaman. Dan nyatanya, Indonesia memang sangat indah! Saya pun makin cinta akan laut Indonesia. Berhubung Halmahera Selatan dan sekitarnya secara geografis adalah kepulauan yang dikelilingi lautan, maka jadilah kulit ini menghitam akibat terlalu banyak ‘main air’ 🙂

DCIM102GOPRO

Air Terjun Bibinoi 🙂

DCIM101GOPRO

DCIM101GOPRO

DCIM101GOPRO

Ada banyak tempat yang sudah saya singgahi selama internsip, yaitu Pulau Sali, Pulau Khusu, Dermaga Biru, Air Terjun Bibinoi, Pantai Pogo-Pogo, Pulau Kasiruta tempat penambangan Batu Bacan, Pulau Kayoa, Pulau Lelei, Pulau Guraichi, dan masih banyak lagi. Selain itu, saya dan teman-teman juga mengunjungi tempat wisata terkenal di bagian utara Halmahera, yaitu Morotai yang berhadapan langsung dengan Samudra Pasifik dan Tobelo di Kabupaten Halmahera Utara. Sayang sekali, dari semua tempat yang sudah saya kunjungi, hanya beberapa saja yang dirawat dan mendapat perhatian pemerintah. Padahal, potensi untuk devisa negara dan pemasukan warga lokal jika dikembangkan sangat besar.

  1. Menggapai Cita-cita

Hal lain yang patut saya syukuri di tahun 2015 ini adalah mendapatkan tawaran untuk melanjutkan kuliah S2. Hal yang senantiasa menyemangati saya setiap hari adalah cita-cita. Saya memang bercita-cita untuk menggeluti bidang Public Health sejak masih duduk di bangku kuliah. Maka saya pun mendaftar di beberapa universitas di Inggris untuk mengambil Master of Public Health. Ini semua saya lakukan setelah mempertimbangkan banyak hal.

imperial loaAlhamdulillah, berkat niat dan usaha saya di tengah internsip ini dan doa serta dukungan dari orang tua, teman, dan guru-guru, Allah menyambut dengan jawaban dari tiga universitas dalam bentuk conditional LOA, yaitu University of Sheffield, University of Glasgow, dan Imperial College London. Maka tugas saya selanjutnya adalah memenuhi persyaratan IELTS dan berjuang mendapatkan beasiswa. Jalan masih panjang tapi harus tetap meluruskan niat, optimis, dan semangat!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s